Kelola Jaminan Sosial untuk Non-ASN, Inilah Manfaat JKK & JKM dari Taspen

3

Kolom.Petir.Co – Kelola Jaminan Sosial untuk Non-ASN, Inilah Manfaat JKK & JKM dari Taspen.

PT Taspen (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan aktif dalam pengelolaan Program Jaminan Sosial (THT, Pensiun, JKK dan JKM) untuk para Aparatur Sipil Negara.

Tahu Nggak! Ini Loh Manfaatnya Punya Asuransi Jiwa

Selain itu, PT Taspen juga mengelola jaminan sosial berupa Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk pegawai yang bukan termasuk ke dalam Aparatur Sipil Negara (Non-ASN).

SVP Sekretaris Perusahaan Muhammad Ali Mansur mengungkapkan bahwa landasan dari kebijakan dalam pengelolaan Jaminan Sosial bagi Non-ASN tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018, tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dalam Pasal 99 ayat 3.

“Secara umum, Jaminan Kecelakaan Kerja adalah berupa perlindungan atas resiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat dari kerja berupa perawatan, santunan dan tunjangan cacat,” ujar Ali dalam keterangan tertulis, Minggu (21/02/2021).

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan untuk skema iuran Jaminan ini adalah 0,24% X Gaji Pokok dan peserta.

Nantinya, tambah Ali, peserta akan mendapatkan 12 manfaat dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja.

Adapun untuk Manfaat JKK & JKM dari Taspen adalah sebagai berikut:

  1. Penggantian berupa biaya transportasi (Darat sebesar Rp 1.300.000, Laut sebesar Rp 1.950.000, dan Udara adalah sebesar Rp 3.250.000)
  2. Cacat Sebagian Anatomis % Tabel X 80 Gaji
  3. Cacat Sebagian Fungsi % Penurunan Fungsi X % Tabel X 80 Gaji
  4. Cacat Total Tetap dengan santunan 2 tahap, yaitu berupa perlindungan sekaligus 70% X 80 Gaji dan Santunan Berkala sebesar Rp 250.000 X 24 Bulan
  5. Biaya Pengobatan sampai Sembuh
  6. Santunan Tidak Mampu Bekerja: 100% Gaji (akan dievaluasi per 6 bulan)
  7. Biaya rehabilitasi medik sebesar Rp 2,6 juta
  8. Biaya Penggantian Gigi sebesar Rp 3,0 juta
  9. Santunan Kematian Tewas 60% X 80 Gaji
  10.  Uang Duka Tewas sebesar 6 X Gaji Pokok
  11.  Biaya Pemakaman sebesar Rp 10 juta
  12.  Beasiswa sebesar Rp 15-45 juta untuk dua orang anak

Sementara itu, Ali pun menyebutkan bahwa prosedur dalam penanganan kecelakaan kerja untuk peserta yang sudah pernah dirawat akan mengacu kepada sejumlah peraturan.

Laman: 1 2

Simak Juga
close